1 Sony SN87. Mikrofon ini menggunakan antena tersembunyi. Terdapat juga volt yang ikut menunjukkan sirkuit pada mikrofon dan memberi peringatan apabila sudah saatnya kita harus mengganti baterainya. Mikrofon wireless yang bagus ini menggunakan liter sirkuit oscilating kristal yang bisa membuat frekuensi suara menjadi lebih stabil.
Skip to content 5 Cara Menggunakan Mikrofon dengan Benar, MC Harus Tahu! Ada yang pernah ngalamin gak, sedang bertugas sebagai master of ceremony alias MC, tapi suara yang terdengar gak jelas? Atau malah suara napas kamu ikut terdengar? Bisa jadi itu karena cara menggunakan mikrofon yang kurang tepat loh. Padahal, untuk menjalankan tugas sebagai MC, kamu harus mengetahui cara menggunakan mikrofon dengan benar. Hal ini bertujuan agar kesuksesan acara dapat diraih. Nah, pada artikel ini saya akan membagikan gimana cara menggunakan mikrofon dengan benar. Kamu juga bisa langsung praktik loh. Penasaran? Yuk, lanjut baca ya! Apa saja jenis mikrofon yang biasa digunakan MC? Mikrofon tidak hanya berfungsi sebagai alat yang dapat membuat suara kamu terdengar oleh seluruh audience. Akan tetapi, mikrofon yang digunakan dengan baik dapat meningkatkan penampilan di atas panggung. Kamu bisa memberikan vokal yang ekspresif, menambahkan emosi, dan mengendalikan suasana. Sehingga penting sekali untuk mengetahui berbagai jenis mikrofon yang biasa digunakan oleh seorang MC. Dengan begitu, kamu bisa tahu bagaimana cara menggunakan masing-masing mikrofon dengan benar. Jenis mikrofon tuh beragam pemirsah, mulai dari lavaliere, headset, lactern, handheld wired, hingga handheld wireless tersedia untuk digunakan. Masing-masing jenis mikrofon memiliki cara penggunaan yang berbeda. Ada mikrofon yang disambungkan ke kabel, yang disebut handheld wired, sehingga agak menyulitkan saat dipakai. Ada pula mikrofon yang tidak berkabel sehingga mudah digunakan jika hendak berpindah tempat saat ngemsi, yang disebut handheld wireless. Ada juga mikrofon jenis lavaliere yang tidak memiliki handle, dan cukup ditempelkan pada kerah baju. Ada pula mikrofon jenis headset yang harus ditempelkan di pipi dan dekat dengan mulut. Pada artikel ini, saya hanya akan membahas cara menggunakan mikrofon handheld wired alias berkabel dan handheld wireless alias mikrofon tanpa kabel. Biasanya mikrofon ini terdiri dari bagian kepala, leher, dan badan yang disebut juga handle. Cara menggunakan mikrofon dengan benar Eh, ternyata banyak juga ya pemirsah jenis mikrofon. Lalu gimana sih cara menggunakan mikrofon handheld wired dan handheld wireless dengan benar? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini! 1. Pegang pada bagian yang tepat Cara menggunakan mikrofon yang benar adalah dengan memegang pada badan mikrofon atau handle. Dengan begitu, kamu akan terlihat lebih elegan saat membawakan acara. Selain itu, pegangan pada handle akan lebih stabil sehingga mikrofon tidak mudah terjatuh. Jangan memegang mikrofon pada bagian kepala ya. Karena selain tidak terlihat elegan, hal tersebut juga bisa membuat suara kamu tidak terdengar jelas. Hal ini karena tangan kamu akan menutupi bagian kepala yang merupakan sumber utama masuknya suara. 2. Genggam dengan rileks Apakah kamu pernah melihat seorang penyanyi yang memegang mikrofon dengan ujung jari saja? Atau memegang mikrofon dengan jari telunjuk diangkat? Jangan ditiru ya, karena kamu adalah MC, bukan penyanyi kaks! Bagi seorang MC, cara menggunakan mikrofon yang benar adalah dengan digenggam. Genggam handle mikrofon dengan empat jari dan tangan melingkar hingga hampir menutupi handle. Selanjutnya, tempelkan ibu jari pada jari telunjuk untuk mengunci genggaman tangan. Dengan begitu, niscaya mikrofon tidak mudah terjatuh atau tergelincir. Tapi, pastikan jangan menggenggam mikrofon terlalu kuat ya, karena akan terlihat sangat kaku. Longgarkan sedikit genggaman tangan, sehingga kamu akan merasa lebih rileks. Kamu bisa mengenggam mikrofon dengan tangan kanan atau kiri. Gunakan tangan yang membuat kamu merasa nyaman. Kalau saya sih lebih nyaman jika mengenggam mikrofon dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri saya gunakan untuk memegang cue card. 3. Pegang dengan stabil Setelah tahu cara menggenggam mikrofon, cara menggunakan mikrofon selanjutnya adalah pegang dengan stabil. Tujuannya, agar suara kamu dapat terdengar jelas dan tidak muncul tenggelam. Sebaiknya, jangan terlalu banyak menggerakkan mikrofon. Jika hendak menggerakkan tangan, gunakan tangan bebas yang tidak memegang mikrofon. Jika kamu sedang berbicara, pastikan mikrofon berada di depan mulut dan tidak bergerak ya. Namun, jika kamu sedang tidak berbicara, mikrofon bisa dijauhkan dari mulut, atau ditempatkan pada bagian sisi tubuh. Sesuaikan dengan kondisi yang membuat kamu nyaman. 4. Atur jarak mikrofon Jarak mikrofon ke mulut akan berpengaruh pada suara yang dihasilkan. Untuk itu, kamu harus bisa mengatur jarak mikrofon agar tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh. Jika mikrofon terlalu dekat, maka akan rentan menimbulkan popping sound. Yaitu suara letupan dari setiap kata yang diucapkan. Lebih buruknya lagi, suara hembusan napas kamu bisa terdengar loh. Serem yes? Nah, jika jarak mikrofon terlalu jauh, maka suara kamu akan menjadi lebih kecil. Sehingga audience akan kesulitan untuk mendengar apa yang kamu ucapkan. Sebenarnya, tidak ada ukuran jarak baku yang harus diterapkan. Tapi, setidaknya kamu bisa memberi jarak sekitar tiga jari antara mulut dan mikrofon. Sebelum tampil memandu acara, pastikan kamu melakukan sound check terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk tahu berapa jarak aman mikrofon yang tepat untuk kamu. 5. Kunci posisi ternyaman Sebagai MC, tentunya kamu akan mencoba berbagai posisi memegang mikrofon yang bisa membuat kamu nyaman. Mulai dari bagian mikrofon yang dipegang, mengatur genggaman tangan, jarak mikrofon, hingga menentukan tangan sebelah mana yang akan memegang mikrofon. Jika telah menemukan posisi memegang mikrofon yang terbaik, maka kuncilah posisi tersebut. Caranya dengan menempelkan siku ke samping tubuh. Misalnya, saya memegang mikrofon dengan tangan kanan. Maka, siku kanan harus ditempelkan pada sisi tubuh sebelah kanan. Jangan biarkan siku dalam posisi menggantung. Karena bisa menyebabkan tangan merasa cepat pegal. 6. Jangan mengetuk atau meniup mikrofon Terkadang untuk mengecek mikrofon dalam keadaan hidup atau mati, dilakukan dengan mengetuk atau meniup mikrofon. Sebaiknya hal ini dihindari ya kaks, karena akan merusak elemen dalam mikrofon yang sensitif. Jika kamu ingin mengetahui apakah mikrofon dalam keadaan hidup, cukup dengan menyentuh bagian kepala mikrofon secara melingkar dengan ujung kuku. Lakukan dengan lembut ya, tidak perlu terlalu kuat. Nah, demikianlah cara menggunakan mikrofon dengan benar bagi seorang MC. Ingatlah bahwa sebelum menggunakan mikrofon, kamu harus terlebih dahulu mengetahui jenis mikrofon yang akan digunakan. Setelah itu baru kamu bisa mulai menggunakan mikrofon dengan cara yang benar. Jika telah mengetahui cara menggunakan mikrofon dengan benar, niscaya kamu bisa tampil lebih maksimal di atas panggung. Semoga cara yang telah dijelaskan di atas dapat membantu kamu menjadi MC yang lebih baik ya. Jika artikel ini membantu kamu, jangan lupa share ya kaks! Share This Story, Choose Your Platform! Saya menikmati profesi sebagai penulis konten lepas, alias freelance content writer. Dengan spesialisasi penulisan artikel SEO dan social media copy writing, untuk berbagai tujuan pemasaran. Selain itu, sepertiga waktu keseharian saya dihabiskan untuk mengabdikan diri pada sebuah instansi di kota Bandar Lampung. Tak jarang didaulat menjadi master of ceremony MC untuk melampiaskan kecintaan terhadap dunia public speaking. Related Posts Page load link
Jikaanda sedang berpikir bagaimana cara kerja mouse wireless sehingga bisa terhubung dengan komputer/laptop tanpa melalui kabel, berikut merupakan penjelasan singkatnya:. Setiap gerakan maupun klik yang terjadi direkam kemudian dikirim melalui Radio Frequency (RF) transmitter yang terdapat di dalam mouse dalam bentuk sinyal.
Rangkaian Mikrofon Tanpa Kabel adalah rangkaian aplikasi yang merupakan modifikasi dari mikrofon lama. Seperti kita ketahui bersama, mikrofon yang selama ini kita kenal menggunakan kabel sebagai penghubung dan penghantar sinyal audio dari sumber bunyi source ke pengeras suara. Adanya kabel ini ternyata cukup mengganggu mobilitas orang di sekitarnya. Orang jadi tidak leluasa bergerak karena takut tersangkut kabel. Selain itu dengan banyaknya /panjangnya kabel yang terjulur, tentu dong jadi merusak pemandangan. Atas dasar itulah kita coba menghilangkan penggunaan kabel sebagai media perantaranya diganti dengan sistem nirkabel tanpa kabel. Anda tentu sering melihat di acara-acara televisi, terutama program musik seperti Inbox, Dahsyat, Dering dan lain sebagainya dimana pembawa acara host dan penyanyi sekarang umumnya menggunakan mikrofon tanpa kabel. Coba bandingkan dengan mikrofon yang masih dipergunakan dalam acara kendurian di pedesaan. Di atas panggung mikrofonnya masing menggunakan kabel sebagai media perantara sumber bunyi dan pengeras suaranya. Keadaan ini tentu saja mengganggu lalu lintas orang yang berada di sekitarnya. Untuk mengatasi hal seperti itu maka kita perlu membuat skema dibawah ini menjadi rangkaian mic wireless siap pakai yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Daftar komponen yang diperlukan R1 = 68K R2 = 5K6 R3 = 680 C1 = 4,7uF/12V C2 = 0,2nF C3 = 20pF C4 = 5pF varco Tr1 = transistor tipe 2SA 102 Mikrofon = mic condenser Transformator = OT Ada beberapa keuntungan jika kita menggunakan mikrofon tanpa kabel, diantaranya; orang yang berbicara atau penyanyi jadi leluasa bergerak, pembicara atau penyanyi bisa lebih konsentrasi, tidak terganggu oleh kabel, lebih praktis dan efisien. Rangkaian Mikrofon Tanpa Kabel termasuk rangkaian yang sederhana dan hemat energi. Bukan apa-apa, catu daya yang diperlukan oleh rangkaian ini cuma 6V DC lho.
Sebagianpabrik sudah menyatukan antara jack kabel dengan mic tanpa memakai jack cabut pasang tersebut. Jack ini biasanya memakai jack TR Phono (MONO), jadi kita tak dapat merubah mic ini menjadi koneksi balance.
Pernahkah anda mengalami sinyal lemah saat memakai mikrofon wireless dari Shure? Hal ini sering kali jadi kendala utama saat acara berlangsung, sehingga harus segera diatasi dengan baik. Saat ini, pengguna mikrofon tanpa kabel jauh lebih banyak karena praktis digunakan, sehingga tips untuk mengatasi sinyal yang lemah terasa sangat penting. Shure wireless mic memiliki beberapa kondisi yang membuat sinyal ke receiver jadi lemah. Yuk cek caranya di sini! Cara Mudah Mengatasi Sinyal Mikrofon Tanpa Kabel yang Lemah Jauhkan Wireless dari Perangkat Elektronik Salah satu pemicu sinyal lemah dari mikrofon tanpa kabel, yaitu berdekatan dengan alat elektronik lain yang memancarkan gelombang sama. Tak hanya berebut, bahkan tak jarang sinyal mic wireless ini kalah dengan perangkat lain. Efeknya timbul suara bising atau tidak ada suara secara tiba tiba, sehingga harus dijauhkan dengan alat alat lainnya. Setelah itu, suara dari mikrofon ini kembali dapat didengarkan secara jernih karena sinyal telah stabil. Memperhatikan Penempatan Menghindari sinyal yang hilang secara tiba tiba cukup mudah, yaitu hindarkan penempatan wireless router di lantai. Shure wireless mic ini juga harus anda jauhkan dari benda benda yang berbahan logas agar sinyalnya tidak hilang mendadak. Sebaliknya, anda bisa menjaga sinyal tetap kuat dan stabil dengan meletakkan router di dekat benda berbahan kardus. Kondisi ini akan menjaga sinyal dapat terpancar dengan baik agar tidak ada suara bising yang tertangkap. Menambahkan Wireless Repeater Router sudah diletakkan di tempat yang tepat, tetapi sinyal kadang tetap kurang maksimal. Hal tersebut bisa diatasi dengan menambahkan wireless repeater sebagai perangkat yang memperkuat sinyal. Fungsi utama dari perangkat tambahan ini membuat sinyal anda dapat memancar kuat. Selain itu, jarak jangkauan dari mikrofon nirkabel juga bisa lebih luas. Dengan begitu, anda bisa memakainya untuk acara di ruangan terbuka tanpa takut suara tidak terdengar. Meletakkan Wireless di Tengah Ruangan Perangkat yang memakai sistem nirkabel sudah banyak, termasuk mikrofon yang dipakai untuk meneruskan suara jadi lebih besar. Sebagian besar memakai antena omni directional termasuk shure wireless mic. Sistem kerja dari pemancar sinyal ini mampu mengirimkan sinyal ke segala arah. Oleh sebab itu, sebaiknya diletakkan di tengah tengah ruangan agar dapat menjangkau area yang lebih luas. Tips satu ini sangat cocok saat sinyal mic sering hilang tiba tiba. Mikrofon wireless jadi pilihan banyak orang saat ini karena tanpa kabel yang melilit di tengah ruangan. Akan tetapi, kendala utama yang sering ditemui yaitu sinyal tiba tiba hilang sehingga suara tidak dapat didengar dengan jelas. Terdapat empat cara yang dapat anda lakukan, sehingga sinyal tetap kuat dan suara pembicara tedengar jelas. Selain menerapkan tips tersebut, anda juga bisa beralih ke Shure mikrofon nirkabel dari Goshen agar sinyal tetap stabil. What is your reaction? Untuklaptop biasanya ada dua port. Satu untuk headset dan satu untuk mic. Silakan pilih yang ada logo mic (kebanyakan warna merah). Untuk PC biasanya ada tiga port. Silakan sambungkan ke port dengan warna merah. Langkah 2: Setelah disambung, lanjut pergi ke Control Panel > Hardware And Sounds > Sounds. Saat membuat video yang menarik, maka suara yang dimunculkan juga harus jernih. Namun di saat yang bersamaan, mic tidak boleh terlihat agar tidak terkesan dibuat-buat. Sebagai solusi untuk permasalahan ini, maka ada rekomendasi mikrofon kecil tanpa kabel yang bisa difungsikan. Dengan adanya mikrofon yang berukuran mini, maka tampilannya tidak akan terlihat mencolok dan tidak akan mengganggu tampilan video. Meski demikian, unsur suara yang ditimbulkan akan tetap menarik dan jernih untuk didengarkan penonton. Bagi yang belum tahu apa saja rekomendasi mikrofonnya, maka pada bagian ini akan diuraikan secara jelas dan menyeluruh. Setiap daftar juga akan diberikan penjelasannya secara lengkap. Untuk itu, simak struktur dan susunan yang ada di bawah ini 1. Mic Wireless Saramonic Blink 5002. Antlion Audio ModMic Wireless3. Rode RODELink Filmmaker Kit4. Maono WM8205. Sennheiser EW 100 G4-ME26. Mic Sennheiser Wireless Clip-On7. Mic Wireless Boya BY-WM4 Pro K2 1. Mic Wireless Saramonic Blink 500 Pada rekomendasi pertama, ada mIc Wireless Saramonic blink 500. Saat ini, produk mikrofon ini menjadi pilihan yang sangat populer. Bahkan sudah ada banyak youtuber yang memakai alat ini, untuk mendapatkan hasil suara yang jernih dan jelas. Mikrofon ini kompatibel dengan mirrorless, DSLR, kamera video, dan juga perangkat lain yang berkaitan dengan siaan audio. Karena cocok dengan semua jenis perangkat, maka tidak heran jika mikrofon yang satu ini banyak dijadikan pilihan. Untuk memanfaatkan mikrofon ini, pengguna tidak harus handal dalam proses pengolahan audio. Mikrofon ini dibuat dengan sistem penggunaan yang mudah dan tidak membingungkan. Dengan demikian, pemula pun juga bisa memanfaatkannya secara langsung. Selain semua keunggulan tersebut, tentu masih ada banyak keunggulan teknis lain yang ada dalam mikrofon ini. Ukurannya juga sangat kecil dan tidak berat. Dengan demikian, pengguna bisa memanfaatkannya dengan mudah untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 2. Antlion Audio ModMic Wireless Rekomendasi mikrofon kecil tanpa kabel yang kedua adalah Antlion Audio ModMic Wireless. Berbeda dengan rekomendasi pertama yang bisa langsung disematkan kepada pengguna, maka alat yang satu ini harus disambungkan ke headphone. Seperti yang sudah beredar di pasaran, tidak semua headphone memiliki mikrofon yang otomatis terhubung. Jadi gamers atau streamer akan kesulitan untuk memanfaatkan headphone-nya, apabila tidak disediakan mikrofon bawaan. Agar permasalahan ini teratasi, maka pengguna bisa membeli Antlion Audio ModMic Wireless yang bisa dipasang di headphone. Penggunaan alat ini termasuk mudah, karena sudah ada magnet yang tersemat untuk menghubungkan headphone dengan mikrofon. Meski bukan alat bawaan, namun mikrofon ini akan menghasilkan suara yang jernih. Pengguna akan merasa puas selama penggunaan mikrofonnya. Bahkan suara yang muncul juga tidak akan lambat, karena sudah ada kecepatan sebesar 34 mili. 3. Rode RODELink Filmmaker Kit Produk mikrofon lain yang bisa dijadikan pilihan adalah Rode RODELink Filmmaker Kit. Biasanya, produk ini akan dipakai untuk keperluan syuting. Saat proses syuting dijalankan, tentu aspek audio harus diperhatikan dengan baik agar kualitasnya mumpuni. Oleh sebab itu, pemanfaatan alat ini sangat direkomendasikan. Bahkan hasil dari alat ini sudah memenuhi standar, penyiaran dan perfilman yang diatur. Jadi pengguna tidak perlu takut hasilnya tidak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Jangkauan alat ini juga terbilang luas, yaitu mencapai 100 meter. Jadi saat proses syuting dilakukan dengan set yang luas, maka alat ini masih tetap menangkap suara dengan baik. Dengan demikian bisa dipastikan jika alat ini akan pas untuk difungsikan. 4. Maono WM820 Kemudian untuk rekomendasi mikrofon kecil tanpa kabel selanjutnya adalah Maono WM820. Jenis yang satu ini akan sangat pas untuk dipakai content creator. Hal ini dikarenakan ukurannya yang mini dan sangat ringan, sehingga akan pas untuk difungsikan di luar ruangan. Content creator pemula pun bisa langsung memanfaatkan produk ini dengan mudah. Proses setup-nya tidak sulit, sehingga tidak akan membingungkan. Dengan demikian, produk ini menjadi sangat direkomendasikan karena tidak akan menyusahkan penggunanya. Bahkan saat penggunaan mikrofon dilakukan, sinyal akan lebih mudah ditemukan dengan produk ini. Sinyal adalah aspek penting yang harus diperhatikan dalam proses penangkapan audio. Jadi bisa dipastikan produk ini akan sangat fungsional. 5. Sennheiser EW 100 G4-ME2 Rekomendasi lain yang bisa dijadikan pilihan adalah Sennheiser EW 100 G4-ME2. Jenis produk yang satu ini juga cocok untuk broadcasting. Jika dibandingkan dengan produk lainnya, maka mikrofon ini jauh lebih unggul dengan fitur yang dihadirkan. Salah satu fitur yang paling diunggulkan adalah fitur EQ. Dengan memanfaatkan fitur ini, maka pengguna bisa mengatur frekuensi yang akan ditangkap. Hal ini tentunya penting, agar kualitas audio yang didapat menjadi lebih berkualitas. Ukuran produk yang satu ini juga sangat kecil dan tidak terlalu mengembung. Jadi saat difungsikan di talent, maka tidak akan terlihat mengganggu dan akan tetap nyaman untuk dipakai. Dengan demikian, penggunaan produk ini akan sangat pas untuk difungsikan. 6. Mic Sennheiser Wireless Clip-On Rekomendasi mikrofon kecil tanpa kabel yang ke delapan adalah Mic Sennheiser Wireless Clip-On. Penggunaan produk ini akan sangat pas untuk berbagai kegiatan, karena tidak akan terpengaruh dengan gerakan talent yang memakainya. Bahkan jika talent melakukan pergerakan yang banyak, maka suaranya tidak akan tertangkap oleh produk mikrofon ini. Ukuran produk ini juga sangat kecil, dan tidak akan mengganggu pandangan selama konten dibuat dan dijalankan. Talent juga tidak harus memakai alat ini sedekat mungkin dengan mulut karena proses penangkapan suaranya sangat baik. Penggunannya akan pas untuk berbagai kegiatan. Baik itu pembuatan konten, presentasi, atau bahkan pidato juga bisa memakai produk ini. 7. Mic Wireless Boya BY-WM4 Pro K2 Pilihan produk terakhir yang bisa difungsikan adalah Mic Wireless Boya BY-WM4 pro K2. Produk yang satu ini kompatibel dengan berbagai perangkat. Mulai dari kamera, komputer, ponsel, hingga tablet akan sesuai dengan produk mikrofon yang satu ini. Uniknya, produk ini sudah dilengkapi dengan alat penerima suara dan pemancar yang sesuai. Dengan kelengkapan alat-alat ini, maka bisa dipastikan audio yang didapat akan jauh lebih berkualitas. Karena alasan inilah banyak memakai tipe Boya. Jika masih pemula dan bingung bagaimana penggunaanya, maka bisa memanfaatkan buku petunjuk yang tersedia. Pada buku petunjuk ini, sudah ada susunan langkah jelas yang bisa diikuti. Dengan demikian, siapa saja bisa memakainya. Demikianlah tujuh rekomendasi mikrofon kecil tanpa kabel yang bisa dijadikan pilihan. Karena pilihannya ada banyak, maka pastikan untuk menelaah satu per satu mikrofon dengan baik. Hal ini dikarenakan setiap mikrofon memiliki karakteristiknya masing-masing. Apabila sudah ditelaah dengan baik, maka proses pemilihannya juga akan pas. Jadi pemilihan mikrofon ini bukan hanya disesuaikan dengan harga dan spesifikasinya saja. Namun juga harus disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan. Dengan pemilihan yang sesuai kebutuhan serta spesifikasi, maka akan didapat mikrofon yang berkualitas. Apalagi untuk pemula, proses pemilihan ini harus diperhatikan dengan baik. Jangan sampai salah pilih mikrofon yang berujung pada pembelian sia-sia. 3 Setelah masuk ke Sound and Audio Devices, kemudian pilih pada tab Voice dan klik Volume untuk yang bagian Voice Recorording. WindowsXP. 4. Jendela Recording Control akan terbuka, ini merupakan langkah terakhir untuk mengaktifkan mic headset dengan cara beri cek lish untuk yang Mic Volume. Sedangkan cek lish Stereo Mix ketika komputer anda

Pertamatekan tombol Windows dan huruf R secara bersamaan dan search Control Panel lalu klik OK. Kemudian pilih menu ease of access. Lalu pilih speech recognition dan klik set up microphone. Ada beberapa opsi tipe microphone yang bisa Anda pilih. Silahkan pilih yang sesuai dengan microphone yang Ada gunakan.

Padamic external ini memakai Jack mic ukuran 3 mm yang nantinya kita pasang atau tancapkan pada jack di handphone kita. Versi lainnya adalah tanpa kabel via koneksi Bluetooth tanpa menancapkan jack ke ponsel. Pada kondisi ini kita harus melakukan sinkronisasi sambungan antara microphone Bluetooth dengan Android yang anda gunakan. CARAPENGGUNAAN Untuk mulai menggunakan mic ini caranya sangat mudah. Pertama kita aktifkan transmiter dan juga receiver dengan menekan tombol on. Setelah lampu Led berwarna biru pada kedua alat ini,itu berarti sudah tersambung dan siap digunakan. Jadi tinggal di colokkan receivernya ke perangkat camera atau smartphone kamu. ZVTj.
  • xhb91n2mup.pages.dev/148
  • xhb91n2mup.pages.dev/444
  • xhb91n2mup.pages.dev/105
  • xhb91n2mup.pages.dev/131
  • xhb91n2mup.pages.dev/423
  • xhb91n2mup.pages.dev/427
  • xhb91n2mup.pages.dev/376
  • xhb91n2mup.pages.dev/149
  • cara memakai mikrofon tanpa kabel