Yang pertama adalah parang curigo dan yang kedua mirip motif kawung. Kombinasi warna pada motif ini cukup sederhana karena hanya menampilkan dua warna. Akan tetapi, warnanya yang mencolok membuatnya sangat menarik. Jenis batik ini lebih cocok dipadukan dengan baju berwarna soft atau netral. 4. Motif Parang Tuding pinterest.com
Pamor yang konon berasal dari batu bintang (pecahan meteor yang jatuh ke bumi). Bahan ini memang berbeda pada bahan keris sekarang yang terbuat dari nekel. Hal inilah yang sepintas lalu dapat dibedakan mana tosan aji lama clan baru. Di depan telah disebut-sebut, bahwa keahlian para empu memang tidak sama. Maka dalam menciptakan bentuk pamor pun
Senjata-senjata tradisional Bali ini memiliki beragam fungsi, mulai dari sebagai senjata pusaka hingga untuk aktivitas masyarakat sehari-hari. Baca juga: Asal-usul Mandau, Senjata Tradisional Suku Dayak yang Terbuat dari Batu. Berikut 5 senjata tradisional Bali yang wajib diketahui: 1. Keris Tayuhan. Masyarakat Bali juga menjadikan kerisKeris memiliki bentuk khas yang tidak simetris di bagian pangkalnya yang melebar, bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya yang memiliki pamor (serat lapisan logam cerah) pada helai bilah. Hal inilah yang membedakan keris dari senjata tajam jenis lainnya. Pamor mlumah, semu kulit semangka, dan wosing wutah adalah beberapa jenis pamor yang sering ditemui pada keris Solo. Keris Solo juga memiliki sandangan yang sangat istimewa. Tak sedikit keris Solo yang bertatahkan berlian, dengan warangka kayu cendana wangi, pendhok emas atau selaka, mendhak intan, dan selut berlian. Masing-masing elemen tersebut memiliki bentuk dan makna tersendiri. Bilah merupakan elemen paling pokok karena di dalamnya terdapat motif pamor yang mengadung pesan atau makna simbolik yang